Tak Beri Ganti Rugi, Rumah Bos Arisan Lebaran Dijarah

Arief Pratama, Jurnalis
Senin 17 November 2008 18:45 WIB
Share :

JAKARTA - Para korban penipuan arisan lebaran meluapkan kekecewaannya dengan menjarah dan merusak rumah pengelola arisan, Dewi Nuri. Hal ini dilakukan para korban, karena uang yang sempat di investasikannya tidak kembali sejak tiga bulan terakhir.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu 16 November itu, di rumah Dewi di Kawasan Ciawitali, Cimahi, masih menyisakan ketegangan pada hari ini, Senin (17/11/2008). Sejak Minggu petang kemarin hingga kini petugas masih terus melakukan upaya penyelidikan, guna mengusut kasus perusakan yang  disertai dengan penjarahan ini.

Selain merusak seisi rumah puluhan massa yang datang pada Minggu petang kemarin, sejumlah barang milik Dewi juga ikur dijarah. Seperti 3 unit mesin pemintal benang.

Seorang saksi dari warga setempat, Muhammad Toha, menuturkan aksi perusakan serta penjarahan ini berlangsung cukup lama. Namun Toha mengaku tidak melihat adanya seorang pun petugas yang ada di lokasi kejadian.

Sementara Kapolresta Cimahi AKBP Eko Budi Sampurno ketika dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. "Hal ini diduga, karena Dewi tidak dapat mengembalikan uang investasi sejak 3 bulan terakhir," kata Eko.

Kapolresta juga mengaku, hingga kini  pihaknya masih melakukan pengusutan serta penyelidikan terkait kasus ini. Padahal menurut Kapolresta, jauh ketika kasus ini mencuat, pihaknya  sudah melakukan tindakan pencegahan agar tidak berlaku anarkis terhadap para korban yang ditujukan ke pemilik CV De Sam San tersebut.

"Saya sudah memperingatkan korban investasi arisan lebaran, agar  tidak anarkis dalam menyikapi kasus ini, " tutur Kapolres.

Kasus penipuan berkedok arisan lebaran di Cimahi ini telah menelan korban hingga lebih dari 4 ribu orang, dengan kerugian materiil hingga mencapai 4 miliar rupiah.

Sementara itu pengelola arisan sembako lebaran, Dewi Nuri, sejak ditetapkan sebagai tersangka tunggal, hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Cimahi.

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya