Hujan Badai 2 Jam, Surabaya Terendam

Destyan Soejarwoko, Jurnalis
Kamis 08 Januari 2009 21:09 WIB
Share :

SURABAYA - Hujan badai kembali mengancam Surabaya dan sekitarnya. Guyuran air hujan selama kurang lebih dua jam telah menyebabkan sejumlah kawasan di kota pahlawan nyaris tenggelam, Kamis (8/1/2009).

Ketinggian genangan air terlihat bervariasi di sejumlah lokasi. Di kawasan Darmo misalnya. Dari pantauan, di beberapa titik di kawasan ini ketinggian air sudah ada yang mencapai lutut kaki orang dewasa.

Pemandangan serupa juga tampak di kawasan Wonokromo, Bratang, sebagian Gubeng, Kedung Baruk, Semolowaru, Manyar, Margorejo, Jalan Indragiri, Jalan Mayjen Sungkono, hingga kawasan Perak, Surabaya Utara.

Akibatnya bisa ditebak. Arus lalu lintas berjalan sangat lambat. Beberapa ruas jalan seperti Jalan Wonokromo, bahkan dilaporkan sempat macet. Hal itu diakibatkan adanya beberapa kendaraan roda dua dan roda empat yang mogok di tengah jalan.

"Jika hujannya turun lebih lama, biasanya genangan air akan lebih parah. Bisa masuk rumah-rumah dengan kedalaman mencapai setengah meter," kata Khoirul Huda, mekanik bengkel sepeda motor 'Anugerah' yang ada di Jalan Dharmawangsa, Gubeng.

Beberapa tempat bahkan air sudah memasuki rumah-rumah warga. Seperti komplek Pandugo Perum YKP, kawasan Barata, Brebek serta Kendangsari. Warga terpaksa mengevakuasi sebagian barangnya untuk menghindari genangan air yang lebih tinggi.

Hujan deras disertai petir kemarin bahkan sempat membuat Bandara Internasional Juanda menutup penerbangan selama kurang lebih satu jam. Hal ini diakibatkan visibility atau jarak pandang tidak sampai radius 800 meter.

Dampaknya, sebanyak empat pesawat terpaksa dialihkan ke Bandara Ngurah Rai Denpasar, dua pesawat return to base ke Denpasar, dan lima pesawat di Bandara Juanda menunda perjalanannya.

"Tadi saat visibility segitu, aktifitas penerbangan sempat terganggu. Saya lihat ada beberapa pesawat yang holding di atas. Ya... kurang lebih terjadi setengah jam lah. Tapi sekarang cuaca cukup kondusif, karena mulai pukul 2 siang tadi visibility sudah kembali normal 2.500 meter," kata Prakirawan BMG Juanda, Joko Sulistyo.

Selain deras, butiran air yang jatuh memiliki volume yang tidak biasa. Belum ada laporan kerusakan ataupun kecelakaan terjadi selama hujan turun sore kemarin.

(Novi Muharrami)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya