JAKARTA - Setelah sebelumnya imunisasi tetanus diduga menjadi penyebab Syadiah menderita penyakit Stepen Jhonson Syndrome dengan gejala kulit mengelupas, kini obat puyer yang diminum Syadiah pun diduga menjadi penyebabnya.
Sebelumnya, dokter spesialis anak dan spesialis kulit dari rumah sakit Sentra Medika yang merawat Syadiah membantah imunisasi tetanus menjadi penyebab Syadiah sakit seperti sekarang ini.
"Yang menjadi masalah, diduga kuat setelah imunisasi ini kan badannya panas tinggi lalu dia berobat ke klinik Tugu Cimanggis dan diberi obat berupa paracetamol dan puyer. Nah puyer ini kita tidak tahu jenis racikannya apa," jelas Indra usai jumpa pers di RS Sentra Medika Jalan Raya Bogor Cimanggis, Bogor, Sabtu (21/2/2009).
Menurutnya, obat puyer biasanya mengandung antibiotic, penicillin, dan ada kandungan sulfa. "Nah bisa jadi itu yang memicu Syadiah sakit seperti sekarang ini," tuturmya.
Sekadar diketahui, penyakit Stepen Jhonson Syndrome disebabkan oleh empat faktor yaitu yang pertama infeksi virus; kedua karena obat-obatan, seperti obat antidemam, antibiotic, analgesic, dan treparet sulfa. Ketiga karena faktor idiopathic atau faktor yang tidak diketahui sebabnya, dan keempat karena gingseng atau obat-obat herbal.
Saat ini, yang dilakukan pihak rumah sakit adalah terapi obat dan terapi hypersensitivitas, karena kasus Syadiah ini hanya sedikit sekali dan tidak terjadi pada orang normal.
Menurut dokter spesialis kulit RS Sentra Medika yang juga merawat Syadiah, dr Hapsari, hasil terapi menunjukkan respons cukup baik dan tidak ada penambahan bercak darah baru atau gejala klinis lainnya. Namun begitu, kondisi tubuh bocah berusia tujuh tahun itu masih belum stabil.
Kemudian, Syadiah juga diwajibkan mengikuti terapi sportif yakni diberikan nutrisi cukup dan cairan yang cukup. Karena Stepen Jhonson Syndrome itu sangat rentan dehidrasi dan infeksi.
"Jadi kalau kulit mengelupas banyak maka banyak kuman yang masuk dan ini menjadi fatal," pungkas Hapsari.
(Lusi Catur Mahgriefie)