JAKARTA- Banyaknya angkutan umum yang dimanfaatkan untuk kampanye membuat pengguna angkot di Jakarta menjadi terlantar.
Salah seorang pengguna angkutan umum, Dewi (24) mengungkapkan kemarin bertepatan dengan kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Kopaja P 57 jurusan Kampung Melayu-Blok M sangat sulit didapat.
Padahal, jauh sebelum masa kampanye warga Kalibata ini tidak kesulitan mendapatkan bus berwarna hijau itu untuk pergi ketempat kerjanya di kawasan Blok M.
"Tadi bus yang saya naikin penuh. Padahal saat itu salat jumat yang biasanya sepi. Bahkan keneknya memaksa supaya bus yang sudah penuh itu terus dinaikin karena tidak ada bus yang beroperasi," katanya.
Sementara Irma Rahmawati (23) mengaku harus jalan kaki ke tempat kerjanya di bilangan Senopati karena metromini S 77 tidak beroperasi. Katanya, banyak metromini yang disewa untuk konvoi kampanye partai politik. Warga Kemang itu mengeluhkan operator angkutan umum itu karena tidak mengoperasikan angkutan umum itu kemarin. Tidak hanya langkanya angkot, sepanjang jalan menuju lapangan Blok S pun macet berkepanjangan akibat kumpulan massa dan kendaraan di lapangan itu.
(Syukri Rahmatullah)