JAKARTA - Insiden rebutan trayek tak hanya terjadi pada angkutan umum biasa. Kasus serupa juga terjadi pada bus Transjakarta. Â
Peristiwa memalukan ini bermula dari kebijakan sepihak Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta yang menambahkan enam unit bus Tranjakarta jenis JET warna merah di Koridor II - III jurusan Bundaran Senayan - Harmoni - Rawa Buaya, sejak tadi pagi.
Permasalahan muncul karena pihak BLU tidak berkoordinasi terlebih dulu dengan operator resmi Koridor II-III. Akibatnya mereka pun protes karena pendapatannya berkurang.
"Itulah yang kita sesalkan, karena gak ada koordinasi dari BLU kepada kami selaku operator Koridor II-III yang jelas-jelas memiliki izin trayek. Seharusnya mereka berkoordinasi dulu dengan kami," sesal Juru Bicara operator konsorsium Koridor II-VII Existing Busway Jabes Sihombing di RM Matrabu, Jalan Sabang, Jakarta, Senin (27/4/2009).
Jabes menjelaskan enam unit bus Transjakarta yang tak mengantongi izin trayek beroperasi mulai pukul 06.00 WIB-10.00 WIB. Kemudian baru muncul lagi pada pukul 16.30 WIB - 20.30 WIB. Â "Alasan mereka untuk mengurangi penumpukan penumpang," ungkapnya.
Seharusnya, menurut Jabes, kapasitas dari BLU Transjakarta hanya sebatas menyediakan sarana, dan prasarana jalur busway yang steril dari lalu lalang kendaraan pribadi, sarana pengisian BBG yang terjangkau, serta mendorong publik agar menggunakan bus Transjakarta.
(Muhammad Saifullah )