Dipukuli di Mesir, 4 Mahasiswa Ditanya Soal Al-Qaeda

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Sabtu 04 Juli 2009 09:54 WIB
Share :

PEKANBARU - Sebanyak empat mahasiswa Indonesia di Mesir kerap disiksa saat diinterogasi selama tiga hari. Setiap satu pertanyaan yang dilayangkan, mereka disetrum dengan kondisi tubuh tanpa busana.

"Setiap satu pertanyaan mereka disetrum di sekujur tubuh mereka, termasuk kemaluan adik saya, dan ini terus terjadi selama tiga hari berturut-turut (meskipun) mereka mengaku bukan jaringan Hamas dan Al-qaeda," kata Raidatul Firdaus kepada okezone, di rumahnya Jalan Pasir Putih, Desa Pematang Berangan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Sabtu (4/7/2009).

Raidatul menambahkan, beberapa pertanyaan yang diajukan polisi di antaranya, "Apakah kamu salat, apakah kamu selalu tinggalkan salat, apa kamu terkait jaringan Al-qaeda, apakah kamu sering bermain bola dengan pihak Mesir".

Selain disiksa selama tiga hari, Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi juga tidak diberi makan. Namun akhirnya penderitaan keempat mahasiswa itu berakhir setelah pihak KBRI membebaskan mereka.

"Mereka baru bisa lepas setelah pihak KBRI mendatangi mereka bersama rekan mahasiswa lainnya," tandasnya.

(Lusi Catur Mahgriefie)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya