YOGYAKARTA - Hingga hari ini korban mutilasi yang ditemukan di Bus Sumber Kencono jurusan Surabaya-Yogyakarta, masih disimpan di frizer kamar jenazah RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Pihak rumah sakit belum akan melakukan tindakan hingga diterimanya surat permintaan dari polisi.
"Jika sampai hari ini belum ada surat yang masuk dari pihak kepolisian, maka besok (Senin 13 juli) sekira pukul 09.00 WIB akan kita lakukan visum," kata Humas RSUP Dr Sardjito,Yogyakarta, Trisno Heru Nugroho Minggu (12/7/2009)
Pihak rumah sakit, lanjut Heru, masih menunggu permintaan pihak kepolisian dalam 2 kali 24 jam sejak potongan tubuh itu tiba di RSUP Dr Sardjito, Jumat sore lalu.
Tubuh korban mutilasi itu yang ditemukan dalam sebuah tas hitam di jok belakang bus Sumber Kencono W 7602 UN, saat bus sedang parkir di terminal Giwangan, Jumat sore.
"Seharusnya pihak polisi mengirimkan surat permohonan visum karena mayat sudah diterima RSUP Sadjito sejak jumat malam dua hari yang lalu," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, untuk melakukan visum, pihak RSUP akan akan menerjunkan ahli Antropologi dan Ahli Dental Forensik.
Ahli Antropologi ini dinilai akan sangat membantu untuk mengetahui identitas korban mutilasi seperti bagaimana struktur tubuh korban tersebut, termasuk soal jenis kelamin dan sebagainya. Sementara ahli dental forensik untuk mengetahui dari struktur giginya.
(Dede Suryana)