JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegur Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Saifullah Yusuf atau Gus Ipul karena dinilai sering melakukan pelanggaran organisasi.
PBNU membeberkan sejumlah pelanggaran yang dilakukan Gus Ipul selama memimpin GP Ansor. Misalnya, rangkap jabatan antara Ketua Umum PP GP Ansor dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Pelanggaran lainnya, Gus Ipul juga kerap kali berpindah partai politik tanpa mengindahkan aturan organisasi. Bahkan, sampai kini, dia tetap memanfaatkan organisasi untuk dukungan politik tertentu sesuai kepentingan dirinya.
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Syaiful Bahri Anshori mengatakan, pihaknya telah lebih dari dua kali memberikan peringatan secara tertulis kepada Gus Ipul. Namun, peringatan itu tak pernah diindahkan.
"Fakta organisasi menunjukkan bahwa GP Ansor selama dipimpin Saifullah Yusuf hampir kehilangan jati dirinya sebagai â€~pengawal' NU dan ulama," ujar Saiful Bahri dalam rilis yang diterima okezone, Senin (13/7/2009).
Dia menambahkan, PBNU menyerukan kepada seluruh pengurus NU, badan otonom, dan seluruh warga NU untuk mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan dari upaya pembusukan serta rongrongan dari dalam dan luar organisasi.
(TB Ardi Januar)