BREBES - Ribuan warga kurang mampu di Kabupaten Brebes dibuat kecewa dengan pembagian makanan gratis yang diberikan Pemkab Brebes, Selasa (18/8/2009). Sebab, lauk makanan gratis itu basi sehingga tidak bisa dimakan.
Makanan gratis berupa nasi bungkus sebanyak 5 ribu paket itu diberikan pemkab kepada warga miskin dalam rangka memperingati HUT ke-64 RI. Acara itu dipusatkan di Gedung Islamic Center dan diikuti sekitar 5000 orang.
Pembagian makanan gratis itu dimulai sekitar pukul 10.00, dan secara simbolis dilakukan Wakil Bupati Agung Widyantoro. Ribuan warga yang sudah lama menunggu jatah makanan itu langsung merangsek ke depan. Aksi saling dorong dan berdesak-desakkan pun tak terelakkan demi mendapatkan jatah makanan gratis itu.
Seorang warga, Tarsini (30), mengaku kecewa karena jatah makanan yang didapat tidak bisa dimakan. "Saya sudah antre dan dorong-dorongan, tapi ternyata lauknya basi,"keluh warga Kelurahan Pasarbatang, Kabupaten Brebes ini.
Dia menuturkan, ada tiga jenis lauk dalam nasi bungkus itu, yakni rendang telur, bihun goreng dan tempe kering. Namun, lauk bihun goreng tidak bisa dimakan karena basi. "Saya kecewa karena sudah lama menunggu, tetapi makanan yang didapat basi,"cetusnya.
Koordinator Penyelenggara Pembangian Makanan Gratis Pemkab Brebes, Tarsun mengakui ada beberapa nasi bungkus yang tidak bisa dimakan karena lauknya basi. "Tidak semua lauk nasi bungkus basi. Banyak juga kok yang bisa dimakan,"kelitnya.
Menurut dia, kejadian itu murni tanggung jawab pihak catering. Pemkab, kata dia, memesan makanan itu ke sebuah katering makanan dengan harga Rp6000/bungkus.
(Fitra Iskandar)