JAKARTA - Puluhan calon penumpang di terminal Kampung Rambutan kontan berhamburan saat terjadi gempa ringan sekitar pukul 15.00 WIB. Termasuk beberapa petugas terminal juga turut keluar gedung mencoba untuk menyelamatkan diri.
Kejadian selama beberapa detik ini sempat membuat panik orang-orang di terminal. "Saya juga sempat pusing," ungkap Staf Tata Usaha terminal Aman di lokasi, Rabu (2/9/2009).
Mereka berteriak-teriak, "Gempa...gempa." Penumpang pun lari tunggang langgang sambil menyelamatkan dirinya. Termasuk membawa barang-barang ke ruang terbuka. Sedangkan, petugas tiket di loket segera menutup loket karena khawatir dijarah orang yang tidak bertanggung jawab.
Kejadian serupa juga terjadi di kantor penghubung Kepulauan Seribu di Sunter, Tanjung Priok. Menurut salah satu pegawai humas kantor tersebut, Abe, sedikitnya 50-an pegawai langsung berhamburan keluar. "Mereka khawatir gempa semakin parah," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan pihak BMKG gempa lokal tektonik yang berlangsung singkat ini terjadi pukul 14.55 WIB di barat daya Tasikmalaya dengan kekuatan 7,3 skala Richter dengan kedalam 30 kilometer. Kekuatan ini juga dapat dirasakan di Yogyakarta, Banjarnegara dan Pelabuhan Ratu. Dicurigai kekuatan gempa berpotensi menyebabkan tsunami.
(Ahmad Dani)