JAKARTA - Kesabaran warga Yahukimo yang tengah dilanda kelaparan masih terus diuji. Pemerintah Pusat hingga kini belum mengirimkan bantuan bahan makanan dan obat-obatan.
Pemerintah berdalih belum ada data resmi yang dikirimkan oleh pemerintah daerah. Padahal berdasarkan data dari Koordinator Yayasan Kristen Pelayanan Sosial Masyarakat Indonesia, Izak Kipka, 113 orang telah meninggal dunia akibat kelaparan.
"Jangankan mengirim bantuan, data resmi saja kita belum dapat. Lantas bagaimana kita bisa mengirim bantuan. Dasarnya dari mana," ujar Kepala Biro Humas Depsos, Heri Kristanto kepada okezone di Jakarta, Jumat (4/9/2009).
Heri menjelaskan, dalam menanggulangi bencana, Pemerintah Daerah diberi kesempatan penuh untuk melakukan langkah-langkah penanggulangan. Hal ini berlandaskan pada semangat desentralisasi.
"Kalau mereka (pemda) tak lapor berarti mampu mengatasi bencana sendiri. Selain itu, Pemerintah Pusat baru turun apabila konteks bencana sudah masuk tahap ekstrem," ungkapnya.
Dalam kaitan ini, Departemen Sosial telah berupaya sepenuh tenaga menghubungi Bupati Yahukimo serta jajarannya di Papua. Namun hingga kini belum ada laporan bencana kelaparan di Bumi Cendrawasih itu.
(Muhammad Saifullah )