Gelombang Pasang Hantam Pantai Samas

Daru Waskita, Jurnalis
Minggu 27 September 2009 00:00 WIB
Gelombang pasang yang terjadi di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta. (Foto: Daru Wakita/Trijaya)
Share :

BANTUL - Gelombang pasang menghantam Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta. Akibat gelombang pasang yang berlangsung, Jumat 25 September malam hingga Sabtu (26/9/2009) dini hari tadi, barang dagangan yang ada lima warung milik warga pantai Samas berantakan diterjang ganasnya gelombang pasang.

Meski tidak mengalami kerugian yang cukup banyak, namun pemilik warung harus mencari barang dagangan di dalam pasir sedalam 15 centimer. "Gelombang pasang sudah terlihat sejak pukul 21.00 WIB dan semakin besar menjelang dini hari tadi," kata Mujiyem (45) salah seorang pemilik warung di Pantai Samas, Sabtu (26/9/2009).

Gelombang pasang bahkan bisa sampai ke daratan dengan jarak lebih dari 100 meter dari bibir pantai. Padahal bibir Pantai Samas terbilang cukup curam dibandingkan dengan pantai lain di Kawasan Pantai Selatan Yogyakarta.

"Sampah-sampah juga ikut terbawa ke tepi laguna pantai Samas termasuk barang dagangan seperti soft drink, air mineral," tuturnya.

Beruntung kata Mujiyem, warung yang dibuat dari bambu dan beratap daun tebu tidak ikut hancur akibat terjangan gelombang pasang. "Meski tidak roboh namun warung saya berserta isinya terkubur oleh pasir yang dibawa oleh gelombang pasang," tandasnya.

Dwi Wiratno, anggota tim Sar Pantai Samas menyatakan gelombang pasang mulai mereda sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Namun menjelang siang, gelombang pasang kembali terjadi.

"Menjelang siang ini gelombang pasang kembali terjadi, namun tidak separah gelombang pasang yang terjadi tadi malam," katanya.

Meski terjadi gelombang pasang, namun masih banyak wisatawan yang datang untuk melihat fenomena alam yang tida setiap hari terjadi.

"Kita hanya memberikan himbauan agar tidak mendekat ke pantai agar tidak terseret ombak," katanya.

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya