Tanggapi JK, SBY Intervensi di Golkar?

TB Ardi Januar, Jurnalis
Rabu 07 Oktober 2009 15:20 WIB
Share :

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyayangkan pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla yang cenderung menginginkan Golkar menjadi oposisi. Pernyataan SBY itu dinilai sebagai bentuk intervensi. Benarkah?

"Reaksi politically incorrect SBY bisa dianggap intervensi dapur rumah tangga Golkar. Pernyataan SBY juga bisa meredam efek dukungan JK kepada Surya Paloh," ujar pengamat politik Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi, Rabu (7/10/2009).

Menurut Burhan, risiko itu nampaknya sengaja diambil SBY agar Golkar bisa diajak bergabung dengan pemerintah bukan karena mengemis kekuasaan. Ini dikarenakan Golkar adalah parpol yang sulit menjaga jarak dari kekuasaan.

"Sekali lagi bahwa ini adalah maneuver SBY yang menjalankan politik rekonsiliasi dengan merangkul lawan-lawannya sewaktu pilpres lalu. SBY seakan berprinsip keep your friends close but your enemies closer," papar pria berkacamata ini.

Disinggung soal pernyataan JK, Burhanuddin menilainya cukup mengejutkan, karena JK berbicara dalam kapasitas sebagai ketua umum, bukan wakil presiden. Pernyataan JK juga dinilai sebagai reposisi Golkar lima tahun kedepan.

"Memang pidato JK terkesan tidak netral. Apalagi sikap menjadi oposisi adalah wewenang pengurus pasca-Munas saat ini, bukan dirinya," pungkas Burhan.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya