JAKARTA - Masuknya beberapa nama baru seperti Rizal Malarangeng dalam kepengurusan DPP Golkar dinilai kurang bagus untuk partai sekelas Golkar. Sebab, Rizal Malarangeng yang akrab disapa Celi itu tidak memiliki integritas, bahkan bisa dibilang kutu loncat.
"Golkar yang bodoh. Dia itu memang pintar, tapi tak punya integritas, malah kutu loncat. Dulu sempat di PDIP dan hampir jadi anggota DPR, terus ke Demokrat dan sekarang masuk Golkar," papar pengamat politik Tjipta Lesmana kepada okezone, Sabtu (10/10/2009).
Menurutnya, ada kemungkinan di kabinet SBY tidak mendapat jatah padahal sudah kerja keras, sehingga berlabuhlah ke Golkar. Apalagi dengan ketua Umumnya Aburizal Bakrie lebih berpeluang. Dulu Rizal itu direkturnya Freedom Institute yang dimodali Aburizal Bakrie.
"Orang juga ada yang beranggapan Celi ini sengaja disusupkan atau ditanam oleh SBY agar Golkar tidak lari dari Demokrat. Tapi yang jelas harusnya dia malu jadi kutu loncat, masyarakat akan benci dia," ujar Tjipta.
Kata dia, masuknya Celi dalam jajaran petinggi Golkar membuktikan kepemimpinan Ical. Padahal, dengan moral politik yang seperti itu, Celi tidak pantas jadi pemimpin. "Saya pikir Golkar akan rusak dengan orang-orang seperti itu," ujarnya.
(Dadan Muhammad Ramdan)