JAKARTA - Setelah menggantikan Jusuf Kalla sebagai ketua umum, Aburizal Bakrie (Ical) bertekad mengembalikan kejayaan Partai Golkar. Namun apakah Ical dan elite di DPP bisa menang di Pemilu 2014?
"Golkar akan tutup buku 2014," kata pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Iberamsjah kepada okezone, Minggu (11/10/2009).
Menurut dia, hal itu dikarenakan komposisi DPP Golkar saat ini didominasi para senior dan bukan diisi tokoh muda seperti yang diharapkan banyak pihak. Misalnya Akbar Tanjung yang duduk di kursi dewan Pembina menggantikan Surya Paloh. Apalagi, ada nama Nurdin Halid yang diketahui sempat terganjal kasus pidana.
"Justru yang terbaik yang terbuang dari Golkar," paparnya.
Seperti diketahui, Yuddy Chrisnandi yang sempat menjadi rival Ical dalam perebutan kursi ketua umum Partai Golkar tidak diplot mengisi kursi di DPP. Nama lain seperti Ferry Mursyidan Baldan dan Peompida Hidayatullah juga tak menarik perhatian Ical.
"Pemilu 2014 nanti, lima persen suara saja sudah bagus untuk Golkar," tandasnya.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)