DENPASAR - Penyebaran penyakit swine flu atau flu babi di Indonesia telah mencapai 1.097 kasus, 10 kasus di antaranya telah mengakibatkan kematian.
"Itu angka hingga 2 September lalu yang kita laporkan kepada WHO. Kita belum lapor lagi karena tak ada peningkatan jumlah kematian," kata Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PPLP) Departemen Kesehatan Tjandra Yoga Aditama di sela acara Evaluasi Pelaksanaan International Health Regulation (IHR) 2005, di Pintu Masuk Negara, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Bali, Kamis (29/10/2009).
Menurut Tjandra, Indonesia maupun negara-negara terjangkit lainnya tidak lagi diminta melaporkan kasus swine flu kepada WHO, kecuali ada tambahan jumlah kematian. Di Indonesia sendiri, kata dia, angka kasus swine flu masih lebih kecil jika dibandingkan negara lainnya yang telah mencapai ribuan kasus.
Terkait penetapan status darurat swine flu di Amerika baru-baru ini, Tjandra mengaku telah mengeluarkan surat edaran kepada dinas kesehatan di setiap daerah. Isinya terkait perlunya peningkatan kewaspadaan swine flu dengan meningkatkan pengawasan di pintu-pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan.
Dia memastikan, peningkatan kasus swine flu di kawasan Amerika hingga saat ini belum berimbas ke Indonesia. Ini dikuatkan oleh kegiatan survelence, dimana tidak ditemukan peningkatan signifikan kasus flu babi belakangan ini. "Di rumah sakit maupun Puskemas juga tidak terlihat tanda-tanda peningkatan," imbuh dia.
(Dede Suryana)