JAKARTA - Kontroversi soal sampel yang dibawa ke Vietnam, diluruskan Departemen Kesehatan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR hari ini. Depkses menyatakan Vietnam merupakan negara tempat sekretariat kerja sama ASEAN untuk flu burung.
"Mengapa itu dikirim ke Vietnam, karena Vietnam merupakan sekretariat kerja sama ASEAN untuk flu burung dan didanai oleh lembaga internasional Welcome Trust," terang Triono Soendoro, staf khusus perlindungan faktor risiko Departemen Kesehatan di Gedung DPR, Selasa (10/11/2009).
Dia menambahkan fasilitas laboratorium itu dikembangkan oleh para ilmuwan dan lembaga-lembaga riset Eropa sejak 2004. Vietnam dipilih karena negara itu merupakan salah satu negara pertama yang terparah akibat flu dari unggas.
Dia juga membantah Siti Fadillah Supari sebagai Menteri Kesehatan saat itu tidak mengetahui ada sampel yang dibawa ke Vietnam.
"Karena ini untuk kepentingan dunia, di mana tingkat kedaruratannya tinggi. Waktu saya menjabat sebagai Kepala Litbangkes menanyakan kepada dia (Siti Fadillah), 'Bu bagaimana aturannya? Nanti kita dituduh melanggar undang-undang'. Tetapi pada akhirnya dia setuju," ungkapnya.
(Dian AF)