JAKARTA - Menkominfo Tifatul Sembiring melihat gelagat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin agar kasus Bibit-Chandra berlanjut ke pengadilan, karena apabila disetop maka Anggoro Widjojo dan Anggodo bakal lolos dari jerat hukum.
"Saya membaca gerak tubuhnya Presiden, kalau seandainya distop, tapi belum tahu ya, putusannya bagaimana, itu Anggoro dan Anggodo akan hilang begitu saja, karena mereka masih terkait dengan kasus ini. Jadi agar jelas semuanya bawa ke pengadilan. Itu kalau saya boleh menerjemahkan bahasa tubuh Presiden," ujar Tifatul di Istana Negara, Minggu (22/11/2009) malam.
Dalam konteks ini, Tifatul menegaskan tidak melihat SBY dalam posisi terdesak atau mencoba berkelit. Tidak langsung diresponsnya rekomendasi Tim Delapan karena Presiden ingin memastikan langkah yang diambil tak melanggar hukum.
"Presiden on the track, Presiden ingin memastikan langkah yang diambil tak melanggar hukum. Itu yang berkali-kali dijelaskan di depan saya, ini adalah proses hukum berlangsung sebagaimana adanya," ungkap dia
(Muhammad Saifullah )