Sering Kebanjiran, Warga Ancam Boikot Pilkada

Thomas Joko, Jurnalis
Minggu 22 November 2009 22:02 WIB
Share :

SEMARANG - Banjir yang selalu merendam ruas Jalan Barito, Semarang, Jawa Tengah sudah meresahkan warga setempat. Warga kampung yang menggantungkan hidupnya dari berdagang merasa resah karena dagangannya tak laku.

"Ekonomi jadi lumpuh. PKL menjadi satu-satunya pekerjaan kami. Karena tidak laku maka PKL tutup hingga anak istri terlantar," ujar Sapto, salah seorang PKL di Jalan Barito, Minggu (22/11/2009).

Tak hanya PKL yang merasakan dampak negatif dari genangan air, para sopir angkot jurusan Barito-Papandayan pun menjadi resah. Mobil angkot mereka sering rusak karena dipaksa lewat jalan kubangan lumpur.

"Banyak armada yang rusak. Rata-rata seminggu dua kali mobil masuk bengkel. Penumpang juga mengeluh karena tidak nyaman dengan goncangan," jelas Slamet Priyono salah seorang sopir angkot.

Saking geramnya warga atas kondisi jalan yang rusak parah, siang tadi warga dan para sopir angkot menanam dua pohon pisang di tengah jalan. Beberapa warga juga sengaja memancing di jalan penuh air itu sebagai bentuk sindiran.

Di sana juga terpasang spanduk warna kuning bertuliskan "Jalan Barito Rusak Parah. Kalau Ingin Bergoyang Silahkan Lewat. Enak Toh!!! Mantep Toh!!!"

Warga yang melakukan demonstrasi itu mengaku telah berulang kali meminta Pemkot Semarang memperbaiki jalan sehingga tidak tergenang. Namun permintaan itu tidak pernah dipenuhi.

"Kondisi ini sudah tiga tahun. Berulang kali mereka janji tapi tidak pernah ditepati," tukas Triyanto, salah satu warga Barito.

Para warga menyatakan tekadnya jika jalan ini tidak diperbaiki maka akan memboikot pelaksanaan pemilihan wali kota (pilwakot). "Kami akan boikot pilwakot. Percuma kami milih wali kota tapi mereka tidak memberi kontribusi bagi kami," tandas Sapto.

Jalan Barito yang tergenang air panjangnya mencapai 500 meter. Jalan tersebut menjadi penghubung antara Jalan Arteri Soekarno-Hatta dengan Jalan Raya Kaligawe.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya