JAKARTA - Gubernur DKI Fauzi Bowo meminta agar demonstrasi yang digelar di Bunderan Hotel Indonesia (HI) tidak mendirikan panggung, karena akan menimbulkan tumpukan sampah yang mengotori mengotori aset Jakarta itu.
Bunderan HI, menurut Foke, sapaan akrab fauzi Bowo, adalah fasilitas publik dan tidak boleh digunakan pihak-pihak tertentu untuk kepentingan sendiri.
"Tidak boleh ada kegiatan yang berlebihan di sini. Saya sangat mendukung kalau kawasan ini dipakai untuk olahraga atau car free day," jelasnya, Minggu (29/11/2009).
Mulai hari ini, Foke meminta agar kawasan ini tidak lagi dipakai untuk kegiatan yang eksesif atau berlebihan dan sifatnya pribadi, serta tidak menguntungkan publik. Jika dipakai berlebihan, lanjutnya, dikhawatirkan menjadi kumuh, sampah bertebaran serta banyaknya ornamen di bunderan air mancur itu mengalami kerusakan.
Gubernur juga meminta kepada Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni dan Kapolres Jakarta pusat Kombes Pol Hamidin untuk ikut berperan serta.
Diketahui, Bunderan HI atau tugu Selamat Datang ini dibangun dalam rangka persiapan penyelenggaraan Asian Games ke IV di Jakarta pada tahun 1962. Patung tersebut menggambarkan dua orang pemuda-pemudi yang membawa bunga sebagai penyambutan tamu. Ide pembuatan patung ini berasal dari Presiden Soekarno dengan desain awalnya dikerjakan oleh Henk Ngantung.
(Dede Suryana)