BANDUNG - Setelah dinyatakan menderita penyakit kaki gajah, seluruh keluarga Enok Supiati (47) diambil sampel darahnya pada Kamis (12/11/2009) lalu oleh petugas Puskesmas Babakan Ciparay. Namun sampai saat ini, Enok mengaku belum mengetahui hasilnya.
"Di sini kami tinggal 10 orang. Pada Kamis minggu lalu, sampel darah keluarga kami diambil oleh petugas puskesmas. Tapi hasil tes darahnya sampai sekarang belum diketahui," kata Enok di kediamannya, Gang Madrasah No 23 RT 6 RW 3 Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Minggu (29/11/2009).
Menurut Enok, pengambilan sampel darah dilakukan pada malam hari.Namun, Enok mengaku tidak tahu alasan pengambilan sampel darah malam hari.
"Petugas puskesmas datangnya malam hari. Saya tidak tahu alasannya.Yang jelas, pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui kadar cacing dalam darah," kata Enok.
Rumah Enok sendiri berada di permukiman padat penduduk. Seluruh rumah dikelilingi saluran air. Siang dan malam, rumah tersebut dikerubuti nyamuk.
"Wah, di sini nyamuknya banyak. Gang ini kan dikelilingi saluran air.Kalau malam, untuk mengusir nyamuk, kami biasanya menggunakan obat nyamuk bakar," kata Enok.
(Fitra Iskandar)