PPATK Prioritaskan Century Sesuai Porsi

Maria Ulfa Eleven Safa, Jurnalis
Rabu 02 Desember 2009 01:15 WIB
Pendemo menuntut penuntasan kasus aliran dana Bank Century. (Foto: Koran SI)
Share :

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyangkal jika disebut tidak memprioritaskan masalah kasus aliran dana Bank Century sebesar Rp6,7 triliun yang menghebohkan itu.

Menurut Ketua PPATK Yunus Husein, pihaknya bukan tidak memprioritaskan, namun pihaknya bekerja sesuai dengan porsi permintaan. Sehingga sanggup atau tidak, tergantung sejauh mana permintaannya.

"Ini bukan masalah sanggup atau tidak sanggup tapi dengan tenaga dan waktu yang terbatas itu kenapa tidak kita kejar dulu yang bermasalah. Dari 51 nasabah ada 59 transaksi dan ada 11 info yang sedang kami dalami," tutur Yunus.

Kalau terjadi perpindahan transaksi keuangan yang cukup banyak, hal ini akan memakan waktu. Sehingga PPATK harus memprioritaskan transaksi keuangan yang bermasalah.

"Tidak mungkin membabibuta mencari sekian ribu, kemudian ditelusuri sekian lama. Butuh waktu bertahun-tahun, tidak akan selesai kalau tidak ada prioritas," tuturnya.

Sementara, menurutnya, di waktu yang sama PPATK juga menerima laporan di luar kasus aliran dana Bank Century. Di sisi lain sumber daya manusia yang dimiliki PPATK juga terbatas, sehingga harus melakukan prioritas.

"Apalagi resources kami terbatas, dan kami harus fokus. Jadi bukan masalah aktif atau tidak aktif. Kami bekerja punya prioritas, dengan tenaga dan waktu yang terbatas," tukasnya.

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya