JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mensinyalir, saat ini ada sejumlah pihak yang berusaha menghancurkan reputasi Partai Demokrat melalui kasus Bank Century.
"Perilaku politik seperti ini ingin mendiskreditkan, menggoyang, atau menjatuhkan SBY dan menghancurkan reputasi Partai Demokrat agar dilupakan dan kalah total," ujar SBY dalam acara Rapimnas Partai Demokrat di JCC, Minggu (6/12/2009).
Orang nomor satu di Tanah Air ini kembali membantah bahwa pihaknya telah menerima aliran dana Bank Century. SBY sudah memegang falsafah bila ada kader Partai Demokrat yang kedapatan menerima uang tersebut akan dikenakan sanksi seberat-beratnya.
"Jangan membuat negara ini tidak stabil dan terjadi kerusuhan seperti tahun silam. PPATK, LPS, dan Century harus membuka ini semua apakah ada korupsi atau tidak. Jangan ada dusta di antara kita," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, sekelompok orang dari Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) merilis sejumlah nama tokoh yang diduga menerima dana Century. Dari sederet tokoh itu, tercatat nama Edi Baskoro Yudhoyono, Andi Mallarangeng, Hatta Rajasa, Djoko Suyanto, dan lain sebagainya. Sayang, Bendera enggan menyebutkan sumber data tersebut.
(TB Ardi Januar)