PNS Blitar Positif HIV/AIDS

Solichan Arif, Jurnalis
Senin 07 Desember 2009 18:09 WIB
Share :

BLITAR - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Blitar positif terjangkit penyakit HIV/AIDS. Meski dalam pengawasan, orang hidup dengan HIV/AIDS (Odha) ini masih leluasa bekerja di instansinya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Blitar Kuspardani, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mematikan ini, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan darah terhadap 14 ribu PNS di lingkungan Pemkab Blitar.

"Kita tidak ingin kasus ini menyebar. Karenanya perlu dilakukan tes," ujarnya kepada wartawan, Senin (7/12).

Berdasarkan catatan dinkes, termasuk satu PNS, jumlah penderita HUV/AIDS di Kabupaten Blitar hingga Desember 2009, mencapai 157 orang. Jumlah itu meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, 41 orang di antaranya meninggal dunia.

Sementara 116 orang sisanya kini menjalani perawatan di klinik VCT RSUD Ngudi Waluyo Blitar. Mereka berasal dari kalangan Pekerja Seks Komersial (PSK), TKI dan ibu rumah tangga yang tertular suaminya.

"Saya lupa detailnya, tapi jumlah ini merupakan pertambahan 2-3 orang setiap tahunya. Mereka mendapat bimbingan dan penyuluhan termasuk pengobatan rutin," terang Kuspardani.

Meski tidak mau menjelaskan detail anggaran yang dibutuhkan, menurut Kuspardani biaya untuk melakukan tes tersebut cukup mahal. Apalagi jumlah reagen yang disediakan pemerintah secara gratis jumlahnya terbatas. Reagen merupakan alat tes darah untuk memastikan seseorang teridap HIV/AIDS atau tidak.

"Saat ini saja kita sempat kehabisan dan terpaksa meminta dinkes pusat," papar Kuspardani. 

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya