Gardu Listrik di UI Aktif, Perjalanan KRL Kembali Normal

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Selasa 08 Desember 2009 19:09 WIB
Share :

DEPOK �" Setelah selama satu bulan gardu listrik Stasiun Universitas Indonesia (UI) tidak berfungsi pasca terbakar pada 24 Oktober lalu, kini seluruh masyarakat pengguna KRL Jakarta Bogor bisa kembali menikmati perjalanan dengan lancar. Hal itu lantaran mulai Senin 7 Desember, PT KAI telah mengaktifkan kembali empat alat High Speed Control Break (HSCB) yang terbakar.

Pengaktifan kembali empat alat pemasok listrik di delapan stasiun mulai Depok hingga Tanjung Barat tersebut hari ini diresmikan oleh Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan, Tunjung Inderawan, di Stasiun UI. Hal itu dapat kembali menormalkan perjalanan kereta api menjadi lebih cepat.

Menurut Tunjung, dengan adanya empat alat HSCB baru dan satu alat sebagai cadangan, perjalanan KRL dapat dilalui lima rangakaian KRL dari Depok hingga Tanjung Barat.

"Pada saat gardu listrik UI lumpuh, aktivtas KRL dipasok dari gardu Depok dan gardu Tanjung Barat. Akibatnya jalur hanya bisa dilalui dua sampai tiga kereta. Akan tetapi, jika gardu listrik UI berjalan normal maka dapat dilalui empat sampai lima kereta," jelasnya di Stasiun UI kepada wartawan, Selasa (08/12/09).

Terbakarnya gardu listrik UI, kata Tunjung, disebabkan keempat alat yang berasal dari Jepang tersebut sudah melewati 2.000 trip yang merupakan catatan jatuhnya HSCB karena daya melebih kapsitas.

"Sebenarnya jarak antara kedatangan satu kereta dengan kereta lainnya adalah 4 sampai 6 menit. Karena daya masih kurang, jadi masih dimungkinkan kejadian-kejadian trip. Saya meminta agar PT Kereta Api Indonesia melakukan evaluasi terhadap 35 gardu listrik se-Jabodetabek," tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara PT KAI Daops I, Sugeng Prijono mengatakan, pihak stasiun harus lebih konsisten dalam mengoperasikan KRL, sehingga kejadian seperti bulan Oktober lalu tidak terulang kembali.

"Saya harapkan ke depannya konsisten, headway empat sampai enam menit. Jika perlu diusahakan dua sampai tiga bulan nggak trip," ujar Sugeng.

(Ahmad Dani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya