Hutan Lindung di Kualapuntian Disulap Jadi Tambak Udang

Arpan Rachman, Jurnalis
Selasa 08 Desember 2009 10:09 WIB
Share :

KUALAPUNTIAN - Sekira 200 hektare kawasan hutan lindung di tepi Sungai Banyuasin hilang "disulap" jadi areal tambak ikan dan udang. Menghilangnya lahan itu terjadi tepatnya di Desa Bungakarang, Kecamatan Tanjunglago, Kabupaten Banyuasin.

"Akibat alih fungsi lahan, 380 kepala keluarga terancam kehilangan mata pencarian," kata Hayadi, Kepala Desa Bungkarang, kepada okezone, Selasa (8/12/2009).

Menurut Hayadi, di lokasi tersebut saat ini sedang dikerjakan pembersihan lahan dengan memakai alat berat eskavator tangan-panjang (long-arm). Bukan hanya itu, limbah yang terbuang dari tambak itu juga ditengarai beracun.

"Akibatnya penduduk yang berprofesi nelayan tak lagi dapat hasil memadai. Bila dulu di satu titik tangkapan dapat menghasilkan 50 kilogram udang dan ikan, kini tidak lebih 10 kilogram saja," tukas dia.

Di lokasi tambak didapati tak kurang 50 unit tambak. Setiap kolam berukuran 200 x 100 meter. Diduga kuat, pemilik tambak merupakan pengusaha bermodal besar seperti isu yang beredar di kalangan warga.

"Padahal petugas dari Balai Penetapan Kawasan Hutan Wilayah II Palembang pernah melakukan survei lahan dan mereka tahu persis bahwa tambak itu termasuk kawasan hutan lindung," pungkas Hayadi.

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya