JAKARTA - Situasi di dalam negeri yang terus memanas tak luput dari perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Eropa. Ada rencana rombongan pulang lebih awal ke Tanah Air.
Kabar itu beredar ketika sekitar pukul 06.00 waktu Kopenhagen, Jumat (18/12/2009), staf Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan meminta para wartawan untuk bersiap-siap. Presiden direncanakan menyampaikan keterangan pers terkait kasus Bank Century.
Sedianya, jadwal kepulangan adalah Sabtu 19 Desember pukul 19.00 dan dijadwalkan tiba di Tanah Air pada pagi hari. Namun bisa jadi kepulangan dipercepat pada hari ini, karena seluruh rombongan Presiden telah diminta untuk membereskan barang-barang bawaannya.
Bahkan banyak dari anggota rombongan, termasuk wartawan, yang tidak sempat sarapan pagi di tempat mereka menginap di Hotel Hillton, dan diminta berangkat ke Hotel Crowne, tempat Presiden menginap.
Saat berita ini dilaporkan wartawan okezone Nurfajri Budi Nugroho, Jumat (18/12/2009) pukul 09.50 waktu Kopenhagen, atau 15.50 WIB, SBY masih berada di Bella Center, Kopenhagen, tempat penyelenggaraan KTT PBB untuk Perubahan Iklim.
Menurut Juru Bicara Kepresidenan Julian Pasha, Presiden akan menyikapi kasus Bank Century yang tengah memanas di Tanah Air. Namun sebelum memberi keterangan, Presiden akan bertemu dengan sejumlah menteri dan para gubernur yang turut serta dalam rombongan Presiden ke Kopenhagen.
Seperti diketahui, Panitia Khusus Hak Angket Bank Century mendesak Boediono dan Sri Mulyani untuk mundur sementara dari jabatannya.
Hal itu demi optimalisasi tugas-tugas pansus dalam melakukan penyelidikan dan pengumpulan data. Selain itu, juga untuk menjunjung tinggi moralitas dan akuntabilitas penyelenggara negara.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)