BANDUNG - Polisi belum bisa mendapatkan keterangan dari Asep ‘Sadam’ Koswara, sipir Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung yang tertembak saat napi Rasit Darwis melarikan diri.
Asep menjadi satu-satunya saksi kunci kasus ini. Sayang, kondisi Asep yang mengalami luka tembak di bagian paha dan dada hingga saat ini masih dirawat di RS Santo Yusup, belum bisa dimintai keterangan.
“Sampai saat ini kita memang belum bisa meminta keterangan dari saksi kunci Asep karena yang bersangkutan masih dalam tahap pemulihan. Tapi secara informal kita sudah sempat berbincang dengan dia di rumah sakit,” kata Kapolresta Bandung Timur AKBP Victor Manopo kepada wartawan usai gelar pasukan pengamanan natal dan tahun baru di Lapangan Gasibu, Rabu (23/12/2009).
Menurut Victor, saat ini sudah 10 saksi diperiksa terkait kasus tersebut. Sepuluh saksi itu berasal dari lingkungan lapas dan masyarakat. “Pemeriksaan masih terus berlanjut. Sudah ada 10 saksi yang diperiksa,” jelas Victor.
Disinggung pertanyaan apa saja yang disampaikan dalam pemeriksaan, Victor tidak mau berkomentar. “Itu teknis. Saya tidak bisa menyebutkannya,” kilah Victor.
Victor juga tidak mau menargetkan waktu pemeriksaan saksi kunci dilakukan. Menurutnya, terkait pemeriksaan saksi kunci akan diserahkan kepada dokter yang menangani pasien Asep.
“Kita tidak tahu kapan waktunya. Tanya saja sama dokter yang menanganinya,” ujarnya.
(Lusi Catur Mahgriefie)