Rasit Sempat Berusaha Merebut Senjata Petugas

Gin Gin Tigin Ginulur, Jurnalis
Kamis 24 Desember 2009 00:06 WIB
wordpress
Share :

BANDUNG - Drama penangkapan Rasit Darwis, napi kasus pembunuhan yang melarikan diri dari Lapas Sukamiskin terungkap. Menurut Kapolda Jabar Irjen Pol Timur Pradopo, sebelum tertembak, Rasit sempat berusaha merebut senjata petugas.  
"Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan, namun tetap tak diindahkan. Petugas kemudian mengarahkan tembakan ke tubuh Rasit. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Rasit tewas," kata Timur kepada wartawan di Mapolda Jabar, Rabu (23/12/2009) malam.
 
Selain Rasit, polisi mengamankan lima rekan Rasit masing-masing Iswahyudi bin Tohir, Nurdin Ali bin Jafar, Tohir, N Kasim, dan Sulaiman bin Ragif.
 
Penangkapan Rasit Darwis sendiri berawal dari informasi keberadaannya di sebuah rumah kontrakan di Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/12/2009). Kemudian, Rabu (23/12/2009) sekitar pukul 15.30 WIB, petugas gabungan menggerebek rumah kontrakan tersebut. Rasit lantas melarikan diri melalui kaca jendela.
 
"Setelah melarikan diri melalui kaca jendela, petugas melakukan pengejaran. Sempat terjadi perkelahian antara Rasit dengan polisi. Rasit sempat berusaha merebut senjata polisi, namun gagal. Karena tembakan peringatan tak digubris, petugas menembak dada kiri Rasit," kata Timur.
 
Dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Kramat Jati, Rasit tewas. Saat ini, petugas masih memburu dua tersangka rekan Rasit yang membantu pelariannya dari Lapas Sukamiskin berinisial A dan D.
 
"Dua pelaku yang membantu pelarian Rasit masih diburu. Mereka masing-masing berinisial A dan D," kata Timur.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya