JAKARTA - Nadia Ilmira Arkadia merasa dirugikan dengan pemberitaan media massa atas operasi kelamin yang dilakukannya. Beberapa media massa memberitakan hal yang membuatnya merasa berada di posisi yang salah.
"Saya terganggu dengan pemberitaan seperti ini. Pemberitaan yang berkembang saya dirugikan," katanya kepada okezone, Minggu (27/12/2009).
Nadia menilai pemberitaan media terhadap operasi kelaminnya hanya dilihat dari sudut pandang yang sempit. Media mempersepsikan pergantian kelamin adalah upaya melawan kodrat sebagai orang yang dilahirkan berjenis kelamin laki-laki.
"Media banyak yang menyiarkan pemberitaan yang salah. Saya mengganggap melanggar kodrat, jangan mengaitkan masalah ini dengan agama," cetusnya.
Atas pemberitaan yang menyudutkannya itu, beberapa perusahaan yang akan melakukan kerja sama dengannya tiba-tiba membatalkan secara sepihak. "Ada beberapa perusahaan yang membatalkan untuk bekerjasama," keluhnya
Nadia yang semula bernama Agus Widoyo disahkan statusnya sebagai wanita melalui Pengadilan Negeri Batang, Jawa Tengah, 22 Desember 2009. Sebelumnya Nadia telah memutuskan untuk operasi kelamin di RS Soetomo Surabaya pada 2005.(bul)
(Hariyanto Kurniawan)