JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan armada ambulansnya untuk membantu masyarakat menjelang hingga pergantian Tahun Baru 2010. Tidak hanya dikerahkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, tapi ambulans PMI juga dikerahkan di sebagian kota besar di Indonesia.
Di wilayah Jakarta, pengerahan ambulans dikonsentrasikan di kawasan Taman Impian Jaya Ancol Jakarta Utara. PMI DKI Jakarta bersama PMI Cabang Jakarta Utara menempatkan tiga ambulans lengkap dengan tim medis beserta 10 relawannya. Satu unit ambulans standby di Markas PMI Cabang Jakarta Utara, sementara dua ambulans ditempatkan di Pasar Festival dan Pantai Karnaval yang menjadi pusat keramaian di Ancol.
“Setiap malam tahun baru, Ancol adalah salah satu pusat keramaian yang banyak dikunjungi warga di Jakarta,” kata staf Humas PMI DKI Jakarta Abdulrahman, Kamis (31/12/2009).
Sebagai tambahan tenaga, PMI Cabang Kepulauan Seribu juga menempatkan satu ambulans dan satu kapal motor cepat di posko mereka di kawasan Marina Ancol.
“Jika kami membutuhkan bantuan tambahan, PMI Cabang Kepulauan Seribu siap memobilisasi ambulansnya. Sementara kapal motor cepat kami gunakan untuk membantu warga yang sedang menghabiskan malam tahun baru di Pulau Bidadari dan Pulau Untung Jawa,” jelas Abdulrahman
Di Pulau Bidadari, PMI telah menempatkan 2 relawannya dan 5 relawan di Pulau Untung Jawa. “Mereka akan berkontak dengan staf kami di posko PMI di Marina Ancol jika memang memerlukan bantuan kapal motor cepat,” tambahnya.
Ambulans dan para personelnya tersebut akan mulai bertugas sejak Kamis 31 Desember 2009 sekira pukul 14.30 WIB hingga Jumat 1 Januari 2010 pada pukul 06.00 WIB. Saat bertugas, PMI akan bergabung dengan berbagai pihak seperti Dinas Kedokteran dan Kesehatan (Disdokkes) Polda Metro Jaya, Suku Dinas Pelayanan Kesehatan (Sudin Yankes) Jakarta Utara, dan Ambulans Gawat Darurat (AGD).
Selain kawasan Ancol, ambulans PMI juga dimobilisasi di sejumlah daerah di Jakarta. Di wilayah Pusat, PMI Cabang Jakarta Pusat memusatkan pergerakan empat ambulansnya di Monas, Bundaran HI, Prapatan Harmoni, dan Kemayoran. Di Barat, PMI Cabang Jakarta Barat menurunkan dua ambulansnya untuk berjaga di markas cabang dan mobile dari terminal Grogol ke Tegal Alur Jakarta Barat. Di Selatan, PMI Cabang Jakarta Selatan menurunkan dua ambulansnya yang dikonsentrasikan di kawasan Kemang. Sementara di Timur, tiga ambulans akan mobile di kawasan Arteri Pulo Gadung, Pramuka, Universitas Kristen Indonesia (UKI), Taman Mini Indonesia Indah, dan Kampung Rambutan.
Pengerahan ambulans PMI juga mencakup sebagian kota besar di Indonesia. Di Bandung Jawa Barat, PMI Cabang Kota Bandung secara khusus menempatkan satu ambulansnya di kawasan wisata Pangandaran.
“Kami mendapat permintaan dari Balawista Pangandaran untuk menempatkan 1 ambulans di sana,” kata staf Humas PMI Cabang Kota Bandung, Kristin SN Munandar.
Di Jawa Timur, PMI mengonsentrasikan penempatan ambulans di Surabaya dan Bali sebagai pusat keramaian pergantian tahun baru. Di Surabaya terdapat empat ambulans berjaga di sekitar kawasan Purabaya, Osowilungan, Ujung, dan Suramadu. Sementara di Bali, enam ambulans dikerahkan untuk men-cover 4 daerah, yaitu kawasan wisata Kuta Bali, RSUP Kapal Kabupaten Badung, daerah Patung Catur Muka-Lapangan Puputan Denpasar, dan Terminal Ubung Denpasar sebagai terminal terbesar di Bali.
Di Makassar, tiga ambulans berjaga-jaga di Jalan Perintis Kemerdekaan (wilayah Timur), pantai Losari (Barat), Jalan Masjid Raya (Utara), dan Jalan Sultan Alaudin (Selatan).
“Daerah-daerah tersebut adalah daerah ramai, teruma di dua jalan itu yang merupakan jalur masuk masyarakat dari berbagai kabupaten,” jelas staf Humas PMI Daerah Sulawesi Selatan, Muhammad Supriadi.
(M Budi Santosa)