Konsultan Metro Tanah Abang Akan Dijemput Paksa

Koran SI, Jurnalis
Kamis 31 Desember 2009 12:17 WIB
Share :

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengancam akan menjemput paksa konsultan kontraktor proyek bangunan tambahan di pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang runtuh pada Rabu 23 Desember lalu.

Konsultan proyek berinisial L ini akan dijemput paksa, jika mangkir lagi dari pemanggilan polisi. Pemanggilan L adalah yang kedua kalinya dilakukan. Kepala Satuan Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Daniel Bolly Tifaona mengatakan, pihaknya akan menjemput paksa seandainya L mangkir dalam pemanggilan kedua.

"Kalau besok (hari ini) tidak datang lagi, kami akan jemput paksa," tandas AKBP Daniel Bolly Tifaona.

Daniel menjelaskan,L mangkir saat pemanggilan pertamanya. Saat polisi melayangkan surat panggilan pertama, L tengah berada di Bangkok. L diperiksa untuk dimintai keterangan tentang runtuhnya bangunan. Polisi sendiri sudah memeriksa Edi dari manajemen kontraktor PT Jagat Bumi Baja Prima, yang menangani bangunan itu. "Edi diperiksa sebagai saksi. Sejauh ini polisi sudah memeriksa delapan saksi lebih terkait kasus itu," tegasnya.

Sementara itu, penyidik juga telah membuka police line di lokasi kejadian. Pembukaan tersebut dilakukan karena Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembongkaran di lokasi tersebut. "Pemprov DKI Jakarta katanya akan segera melakukan pembongkaran, jadi kami buka police linenya," ujarnya. Dia menegaskan, polisi juga telah melakukan mengumpulkan barang bukti di TKP. Sejumlah barang bukti, seperti besi pengait sudah diambil oleh polisi.

"Barang bukti telah selesai kita kumpulkan," tuturnya. Diketahui, pada Rabu (23/12) lalu, bangunan tambahan di Pusat Grosir Metro Tanah Abang runtuh. Petaka yang terjadi di Jalan Kebon Kacang I Tanah Abang, Jakarta Pusat itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Bangunan tambahan berbentuk, seperti gerbong yang menempel di gedung Pusat Grosir itu tiba-tiba runtuh dan menimpa orang-orang di bawahnya.

(Ahmad Dani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya