Pesta Tahun Baru di Pantai, Pria Tewas Tenggelam

Daru Waskita, Jurnalis
Jum'at 01 Januari 2010 21:12 WIB
Share :

BANTUL - Ingin merayakan pergantian tahun baru, jutru ajal menjemput. Kejadian ini menimpa Anton Ari Wibowo (23), warga Dusun Gempeng RT 06 RW 01, Desa Bangil, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur saat berenang di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY, Kamis (1/12/2009) dini hari.

Korban tewas akibat terseret ganasnya gelombang Pantai Parangtritis, sedangkan ke tiga temannya yang juga berenang dapat menyelamatkan diri meski harus susah payah melawan derasnya gelombang pantai.

Korban Anton sendiri berhasil ditemukan oleh tim SAR, sekira pukul 07.00 WIB mengapung di laut, tepatnya 500 meter arah barat dari lokasi kejadian semula. Komandan SAR Pantai Pantai Parangtritis Ali Sutanto Joko Saputro mengatakan, kejadian naas itu berawal saat korban bersama lima kawannya tiba dari Pasuruan, Jawa Timur untuk merayakan tahun baru di Pantai Parangtritis.

Usai memarkirkan mobil, korban bersama tiga temannya menuju pantai tepat di depan Posko SAR Pantai Parangtritis. Selajutnya mereka berempat mandi di laut.

Tanpa diduga-duga gelombang besar datang dan menyeret mereka ke tengah. Korban langsung hilang ditelan ombak sedang tiga temannya berhasil menyelamatkan diri.

"Ketiga temannya yang selamat langsung melaporkan kejadian itu ke Tim Sar," kata suami Ketua DPRD Kabupaten Bantul ini.

Sekretaris Tim Sar Pantai Parangtritis Taufik M Faqi menyatakan pihaknya siap memfasilitasi pengantaran jenazah hingga rumah duka di Jawa Timur jika pihak keluarga nantinya meminta.
 
"Seperti kejadian-kejadian laka laut dan ditemukan meninggal maka pihak SAR yang mengantar jenazah hingga ke rumah duka. Namun itu semua tergantung dari permintaan keluarga," katanya.
 
Tim sar selanjutnya melakukan pencarian di lokasi kejadian, namun setelah dicari lebih dari dua jam, korban juga tidak ditemukan.
 
"Baru sekitar pukul 07.00 WIB petugas SAR melihat korban terapung-apung di laut sekitar 500 meter arah barat posko SAR. Petugas kemudian berenang dan mengevakuasi korban ke daratan" ujarnya.
 
Setelah tiba di Posko SAR, korban langsung dievakuasi ke Polsek Kretek guna kepentingan identifikasi dan visum luar dari petugas identifikasi Polres Bantul dan petugas medis dari Puskesmas Kretek.
 
"Identifikasi dan visum luar telah selesai dan kita masih menunggu kedatangan keluarga korban dari Pasuruan," pungkasnya.

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya