3 Pelajar Hilang Ditelan Ombak di Pacitan

Muhammad Roqib, Jurnalis
Jum'at 01 Januari 2010 22:05 WIB
(Ilustrasi: Sripoku)
Share :

PACITAN - Perayaan pergantian tahun di Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur, berubah menjadi kesedihan. Dalam waktu yang tidak terpaut jauh, tiga remaja yang sedang berenang, ditelan ombak besar.

Hingga Jumat sore, petugas gabungan dari Polres Pacitan, Satpol Air Pacitan, dan warga belum berhasil menemukan ketiga korban hilang tersebut.

Korban pertama yang hilang yakni seorang pelajar bernama Muhammad Hanafi (17), warga Desa Muntilan, Kecamatan Purwosari, Surakarta, Jawa Tengah. Sekira pukul 06.25 WIB, korban bersama dua rekannya yakni Adnan Dwi Atmoko (17) dan Eka Fernanda (17), nekat berenang agak menjauh dari bibir pantai. Sebetulnya, beberapa rekan mereka yang ada di pantai sudah memperingatkan agar tidak terlalu ke tengah. Pada waktu yang bersamaan, ombak besar setinggi 2 meter menerjang dan menggulung ketiganya.

Mengetahui korban diseret ombak, Adnan dan Eka berusaha menarik dan menolong korban. Namun, kuatnya ombak tidak mampu mereka lawan. Beruntung, pada saat itu beberapa petugas Satpol Air melihat kejadian itu dan berusaha menolong ketiga anak itu. Tapi, hanya Adnan dan Eka yang berhasil diselamatkan dan dibawa ke pantai. Sedangkan, Hanafi lenyap diseret ganasnya ombak laut selatan tersebut.

Ketika petugas Satpol Air Pacitan masih melakukan upaya pencarian terhadap Hanafi, mereka dikejutkan dengan laporan dua korban lagi hilang ditelan ombak. Lokasinya hanya berjarak sekira 300 meter dari lokasi hilangnya korban pertama.

Kedua korban yang hilang ditelan ombak itu yakni Wahyudi Puji Laksono (16), warga Desa Sukosari, Kecamatan Kauman, Ponorogo, dan Wahyudi (16), warga Desa Kunti, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Kedua korban berstatus pelajar di Madrasah Aliyah (MA) Al Mukharom, Sumoroto, dan duduk di kelas 2.

"Kedua pelajar ini hilang setelah diseret ombak. Saat itu, keduanya juga sedang bermain air di pantai. Lokasinya hanya berjarak sekira 300 meter dari lokasi korban pertama," ujar Sardjono, Jumat (1/1/2009).

Menurut Kasatpol Air Pacitan, AIPDA Yahudi, Jumat petang petugas gabungan dari Satpol Air, Polres Pacitan, dan Dinas Kelautan, terus melakukan upaya pencarian terhadap ketiga korban. "Kami menerjunkan 12 personel dan tujuh perahu karet untuk melakukan pencarian. Namun, jika sampai malam nanti tidak ditemukan maka kami akan menghentikan pencarian dan dilanjutkan besok," ujarnya.

Selama musim liburan pergantian tahun, pelancong yang mengunjungi dan menikmati Pantai Teleng Ria yang jaraknya hanya sekira 2 kilometer dari Kota Pacitan ini cukup banyak. Bahkan, Jumat ini tercatat pengunjung di pantai tanah kelahiran Susilo Bambang Yudhoyono ini mencapai 2.000 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah mulai Ponorogo, Madiun, Magetan, hingga Jawa Tengah. 

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya