JAKARTA - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa bumi berkekuatan 8,8 skala richter di Cile, pada Sabtu 27 Februari lalu.
“Hingga kemarin malam waktu Indonesia dikonfirmasi tidak ada korban. Warga kita di sana ada 101 orang. Kami juga sudah bicara langsung dengan duta besar dan duta besar menyampaikan bahwa sampai saat ini warga negara kita yang berada di Cile kondisinya aman, tidak ada kesulitan,” ujar Marty di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (1/3/2010).
Meski begitu, Marty mengungkapkan bahwa kantor kedutaan di sana mengalami kerusakan namun dalam skala kecil.
“Kedutaan mengalami kerusakan, atapnya atau gentengnya rusak tapi minim sekali. Ada saluran listrik juga terganggu, komunikasi juga sulit, tapi keadaan tetap berfungsi memberikan perlindungan terhadap warga negara,” jelas dia.
Marty menjelaskan, umumnya WNI di sana merupakan keluarga besar KBRI dan juga warga yang sudah lama di sana. Bahkan ada juga rombongan turis yang sedang berkunjung ke sana yakni sekira 20 orang.
“Itu juga sudah bisa dipastikan keadaannya baik,” tegasnya.
Lantas, akankah WNI tersebut dipulangkan ke Tanah Air? “Sampai saat ini mereka tidak menyampaikan keinginan untuk kembali,” pungkas Marty.
(Lusi Catur Mahgriefie)