JAKARTA - Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Adian Napitupulu membantah kabar yang mengatakan bahwa dirinya meninggal dunia karena ditabrak lari.
Mantan aktivis Forum Kota itu menyampaikan bantahan dengan memperbarui status di akun Facebook miliknya.
“Wah a...pa lagi ini? Stlh posko diserang, Mustar dan Ferdi ditangkap kemudian orang2 dekat ku lalu keluarga diteror, sekarang aku di bilang MATI!,” tulis Adian.
“Aku jadi ingat bhw hampir semua kawan2 yang diculik, hilang dan tak pernah kembali (dibunuh) sebelumnya pernah diisukan serupa itu. Nah lho, berarti teror ini bukan untuk memecah tetapi berisi PERINGATAN!” imbuhnya.
Sabtu malam, beredar pesan singkat dari nomor 081281984XXX.yang menyatakan Adian meninggal karena tabrak lari di KM 89 Tol Jakarta-Merak.
“Heh sempat juga bulu kuduk ku merinding. Bgmn menghadapi ini? Pertama BERDOA, kedua Percayai KEMATIAN ditangan TUHAN, ketiga, Yakini bahwa dalam PERJUANGAN tidak ada PENGORBANAN yang SIA-SIA dan keempat LAWAN dengan memberi PERINGATAN bahwa KITA TIDAK TAKUT! Venceremos Democratia!” tulis Adian.
(M Budi Santosa)