Kepemimpinan Marzuki Rugikan Citra Demokrat

Insaf Albert Tarigan, Jurnalis
Jum'at 12 Maret 2010 12:49 WIB
Marzuki Alie (Foto: Koran SI)
Share :

JAKARTA - Pengamat politik LIPI Syamsuddin Harris menilai, kepemimpinan Marzuki Alie sebagai Ketua DPR lebih banyak merugikan citra partainya, Partai Demokrat.
 
Selama memimpin DPR, Marzuki seringkali dikritik karena dianggap tidak cakap dan tidak netral. Hal ini dikatakannya mengomentari permintaan sejumlah aktivis LSM agar Marzuki Alie mengundurkan diri sebagai Ketua DPR.

"Marzuki Alie tampak masih berusaha menggiring sikap dewan pada posisi pemerintah," katanya kepada wartawan di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (12/3/2010).

Dia mencontohkan, sikap Marzuki yang cepat-cepat menutup sidang paripurna DPR yang membahas Bank Century awal Maret lalu, meskipun saat itu banyak anggota yang protes dan interupsi. "Belum lagi dulu dia tidak memperbolehkan komisi tertentu rapat dengar pendapat dengan menteri tertentu," katanya.

Sejumlah aktivis dari berbagai elemen masyarakat di antaranya, Lima Indonesia, Formappi, ICW, KRHN, SSS dan KIPP mendesak Ketua DPR Marzuki Alie mundur dan digantikan oleh kader Partai Demokrat yang lain. Marzuki dianggap tidak becus memimpin parlemen.

Mereka menyebut ada 9 dosa Marzuki. Di antaranya secara sepihak menyatakan DPR menyetujui rencana kenaikan gaji para menteri. Padahal, masalah itu belum pernah dibahas di internal DPR. Marzuki juga secara sepihak membatalkan rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan Endang Rahyu Sedyaningsih dan juga rapat kerja Komisi VIII dengan Menteri Agama.

Selain itu, Marzuki Alie pernah mengikuti pertemuan dengan sejumlah petinggi negara di Istana Bogor dengan Presiden SBY tanpa koordinasi, apalagi persetujuan dari unsur pimpinan atau anggota DPR.

Ditanya mengenai sosok yang pantas menjadi Ketua DPR, Syamsuddin menyebut sosok Anas Urbaningrum yang kini menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat. Hal sama juga disampaikan oleh Sebastian Salang, koordinator Formappi, kemarin.

"Tapi itu tergantung Pak SBY. Kan kelihatannya Pak SBY pemutus tunggal dalam Partai Demokrat meskipun posisinya Ketua Dewan Pembina," kata Syamsuddin.

(Dadan Muhammad Ramdan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya