BANYUMAS - Kondisi Sekolah Dasar Negeri 1 Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah sangat memprihatinkan.
Kondisi atapnya nyaris runtuh dan beberapa kayu sebagai penyangga utama atap atau kuda-kudanya, juga demikian, bahkan sudah patah. Sedangkan kayu plafon atap, sebagian besar sudah rapuh, sementara bagian eternit sudah jebol.
Namun kondisi ini terpaksa dibiarkan pihak sekolah karena belum adanya bantuan dari pemerintah setempat untuk perbaikan ruangan kelas ini. Dari tujuh lokal ruangan, ada empat ruang kelas yang dalam kondisi rusak cukup parah. Menurut siswa, dirinya mengaku khawatir dengan kondisi ini. Apalagi, belajar mereka tidak bisa konsentrasi karena diliputi rasa was-was akan runtuhnya atap sekolah mereka.
“Kami di sini belajar dengan hati was-was karena kondisi atap sekolah yang rapuh,” ujar Dian Normalita, siswa kelas 6, Jumat (12/3/2010).
Sekolah Dasar Negeri 1 Sawangan sendiri dibangun tahun 1960. Hingga kini, gedung sekolah tersebut belum pernah mengalami rehabilitasi. Padahal sejak sekolah ini mulai rusak, pihak sekolah sudah mengajukan proposal perbaikan beberapa kali, namun belum ada realisasi.
“Kami sudah mengajukan proposal perbaikan berkali-kali, namun belum ada perbaikan dan perhatian dari pihak pemerintah setempat,” ujar Gunadi, SDN 1 Sawangan Jumat (12/3/2010).
Dengan kondisi empat ruang sekolah yang rusak, kegiatan belajar mengajar untuk kelas lima yang muridnya mencapai 73 siswa, terpaksa dijadikan dalam satu ruang.
Akibatnya, untuk satu bangku ditempati 3 siswa. Kondisi ruang kelas menjadi penuh sesak dengan siswa dan ramai karena kelebihan murid. Kini pihak sekolah dan para siswa berharap jika kondisi ini segera diperbaiki. Apalagi, siswa kelas enam sebentar lagi akan menghadapi ujian.
(Fitra Iskandar)