BANDUNG- Warga Kampung Cieunteung, Desa Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, dihebohkan dengan temuan sumber air panas di salah satu rumah korban banjir RT 3 RW 20.
Sumber air panas tersebut keluar dari tanah setelah lantai rumah tersebut dibongkar kemarin siang sekira pukul 12.00 WIB. Seperti diketahui, kawasan ini direndam banjir selama tiga hari.
Rumah tersebut milik Dewi (26). Meski pemilik rumah tidak ada di tempat, warga tetap membongkar dua lantai keramik ukuran sekitar 30 x 30 cm karena sudah diizinkan.
Menurut Aep Zaelani (32) tetangga Dewi, awalnya setelah banjir surut, Ibu Dewi kembali ke rumah. Namun, dia kaget begitu mengetahui lantai rumahnya panas.
"Akhirnya kami berinisiatif membongkar lantai rumah tersebut. Begitu dibongkar, keluar air panas dari dalam tanah bercampur lumpur. Panasnya diperkirakan 40 derajat celcius," kata Aep di Bandung, Rabu (17/3/2010).
Hingga saat ini, Aep mengaku tidak tahu dari mana sumber air panas tersebut. Temuan tersebut sempat menjadi perhatian warga. Bahkan, beberapa warga sempat mencoba air tersebut.
Camat Baleendah Usman Sayogi mengatakan, hingga saat ini belum melihat langsung sumber air panas tersebut. Lantaran Sungai Citarum kembali meluap, rumah tersebut kembali terendam.
"Kita belum sempat menyelidiki temuan sumber air panas tersebut karena rumah itu keburu terendam tadi sore," kata Usman saat dihubungi okezone.
Rencananya, kata Usman, Kamis besok pihaknya akan mengundang Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) untuk meneliti keberadaan air panas tersebut. "Besok kita teliti lagi kalau banjir sudah surut," kata Usman.
(Muhammad Saifullah )