Distribusi Soal UN Masih Terkendala

Koran SI, Jurnalis
Sabtu 20 Maret 2010 07:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN) yang dimulai Senin 22 Maret mendatang, hingga hari ini masih terdapat kendala, terutama distribusi soal ke daerah.

Masih banyak daerah yang belum mendapatkan naskah soal UN dan kesulitan mendistribusikannya ke kota terpencil. Daerah yang belum mendapatkan naskah soal UN adalah Sumatera Barat karena harus menunggu kiriman dari percetakan di Kudus, Jawa Tengah.

Kendala yang sama juga dialami Provinsi Lampung. Kondisi ini terjadi karena perusahaan pemenang tender pencetakan soal UN berada di luar daerah yang bersangkutan. Selain pengadaan soal yang masih terkendala, distribusi juga menjadi masalah pelik.

Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal mengakui banyak lokasi yang sulit ditempuh seperti di Way Kambas dan Lampung Selatan. “Namun, kami sudah mengultimatum semua pihak agar mengutamakan daerah-daerah terpencil seperti itu,” ujar Fasli di Jakarta, Jumat (19/3/2010).

Dari 15 provinsi yang mengikuti telekonferensi persiapan UN, Kamis lalu, terdapat tiga wilayah yang pendistribusian soal UN-nya terkendala yakni Makassar, Pontianak, dan Jambi.

Daerah-daerah tersebut memiliki medan jalan yang sulit dilintasi. Fasli juga mengungkapkan, banyak pemenang tender pencetakan soal UN yang berada di luar daerah atau di luar pulau misalnya pemenang tender percetakan soal untuk Makassar ada di Surabaya.

Hal ini terjadi karena tender dilakukan terbuka dan diikuti oleh berbagai perusahaan. Fasli mengingatkan pihak-pihak terkait bahwa proses distribusi soal UN harus selesai Minggu 21 Maret besok.

Dia menegaskan, pada H-1 atau H-2 soal UN harus berada di titik terdepan atau rayon. Setelah itu langsung bisa diantar ke sekolah-sekolah sebagai penyelenggara UN yang dilakukan secara nasional.

Pelaksanaan UN akan dimulai Senin mendatang, khusus untuk SMA/ MA/ SMK. Detailnya, ujian utama SMA/ MA pada 22-26 Maret, SMK 22-25 Maret, dan SMALB 22-24 Maret.

Adapun ujian susulan SMA/ MA digelar 29 Maret-5 April, SMK (29 Maret-1 April), dan SMALB (29-31 Maret). Sementara ujian ulangan SMA/ MA/SMK pada 10-14 Mei dan SMALB diselenggarakan 10-12 Mei. Pelaksanaan UN utama untuk SMP/ MTs/SMPLBdilaksanakanserentak pada 29 Maret-1 April,UN susulan 5- 8 April,dan UN ulangan 17-20 Mei.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menjamin naskah soal UN akan tepat waktu sampai di daerah seluruh Indonesia. ”Distribusi ke daerah yang jauh dari lokasi percetakan kami utamakan,” katanya di sela-sela mengikuti kunjungan Wapres Boediono di Kota Bekasi kemarin.

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya