JAKARTA - Meloloskan Rancangan Undang-Undang Kesehatan yang sedang diupayakan di Kongres Amerika Serikat bukan satu-satunya alasan tertundanya Presiden AS Barack Obama ke Indonesia.
"Penundaan itu pasti ada multifator. Enggak mungkin cuma nostalgia saja. Mending Obama ngurusin dalam negeri. Mungkin saja penasehat Obama bisik-bisik tidak usah ke Indonesia, banyak teror dan enggak ada untungnya," terang pemerhati masalah militer Hermawan Sulistyo dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/3/2010).
Di sisi lain, sambung dia, Obama juga mendapat tekanan politik menjelang pemilu sela November mendatang. "Politik di sana sama dinamisnya seperti politik di Indonesia. Situasi politik bisa berubah-ubah per jamnya. Selama 13 bulan terakhir juga ada tekanan menjelang pemilu November nanti," tambahnya.
Sebelumnya, Obama terpaksa menunda kedatangannya ke Indonesia dan Australia sebanyak dua kali demi lolosnya RUU Kesehatan. Pihak Istana Kepresidenan dan Kementerian Luar Negeri juga sudah membantah bahwa penundaan Obama terkait dengan peristiwa penangkapan teroris di Aceh Besar dan Pamulang.
(Dadan Muhammad Ramdan)