Pertahankan Baliho Warga Lawan Petugas

Rival Fahmi, Jurnalis
Kamis 25 Maret 2010 16:01 WIB
Share :

 TERNATE - Penertiban atribut alat peraga kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ternate periode 2010-2015, diwarnai kericuhan. Sejumlah pendukung salah satu kandidat nyaris terlibat bentrokan dengan tim penertiban dari Badan Kesbangpol Linmas dan satuan Polisi Pamong Praja kota Ternate.
 
Hal itu terpicu ketika petugas menertibkan baliho salah satu kandidat di kawasan pasar Dufa-dufa, Ternate Utara, Kamis (25/3/2010) siang WIT. Massa yang terlanjur emosi karena mengira hanya atribut calon dukungannya yang ditertibkan, tidak menerima penertiban tersebut. Akibatnya, puluhan orang itu mengamuk dan sempat bersitegang dengan petugas.
 
Memang sempat tersiar adanya keberpihakan pada salah satu kandidat sehingga membuat massa sempat merasa tidak puas dengan penertiban itu. Mereka lalu melampiaskannya dengan merusak atribut pasangan lain yang belum sempat ditertibkan yang tak jauh dari lokasi tersebut.
 
Demi menenangkan massa, petugas pun secara baik-baik meminta agar mereka sendiri yang mengamankan atribut berupa baliho itu. Massa yang umumnya warga sekitar itu akhirnya secara rela menurunkan sendiri setelah diyakinkan petugas.
 
Sebelumnya di pagi hari menjelang siang, sempat juga terjadi ketegangan antara petugas dengan sejumlah buruh pelabuhan Ahmad Yani Ternate. Para buruh yang notabene adalah pendukung salah satu kandidat merasa tidak puas juga baliho kandidatnya ditertibkan petugas. Namun, ketegangan itu tidak sampai memunculkan bentrokan antar massa dan petugas.
 
Dalam operasi itu, petugas berhasil menertibkan puluhan baliho dan spanduk para kandidat yang terpasang hampir di seluruh penjuru kota Ternate. Dalam operasi tersebut, petugas banyak menertibkan atribut yang dipasang tidak melalui perizinan, menggunakan bahasa yang provokatif serta atribut yang terpasang di daerah terlarang.
 
“Sesuai Peraturan Walikota Nomor 41 tahun 2008, sudah jelas menjelaskan tentang hal ini. Jadi bukan berarti kami pilih kasih dalam melakukan penertiban ini. Atribut seluruh kandidat tetap kami tertibkan tanpa pandang bulu,” jelas Kabid Linmas dan Antar Lembaga, Kesbangpol Linmas kota Ternate, Abdullah Sadik pada wartawan.
 
Pilkada Kota Ternate sendiri akan memasuki masa kampanye pada 4-18 April di mana hari H pemungutan suara akan berlangsung pada 22 April nanti. Empat kandidat yang dipastikan anak bertarung yakni pasangan HM Iqbal Ruray-Vaya Armaiyn (Alva One), Sidik Siokona-Saiful Ahmad (Sidik Sah), Burhan Abdurachman-Arifin Djafar (Bur Aja) dan Wahda Imam-Hidayat Sjah (Wahid).

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya