BANDUNG - Banjir di Kampung Cieunteung Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung kini sudah mulai surut. Namun, lumpur sisa banjir di kampung tersebut masih menggenangi rumah warga. Rata-rata, kedalaman lumpur mencapai 1 meter. Kedalaman lumpur terparah terjadi di jalan perkampungan.
Sekarang banjir sudah mulai surut. Namun sekarang yang jadi persoalan adalah lumpur. Ketinggian lumpur mencapai 1 meter, terutama di jalan utama perkampungan, kata Ketua RW 20 Kampung Cieunteung Jaja, saat dihubungi wartawan, Minggu (4/4/2010).
Sebelumnya, Lurah Baleendah Heru Kiatno mengatakan, banjir kali ini terhitung cukup lama dan membuat berbagai aktivitas warga terganggu.
"Jika dibanding banjir-banjir sebelumnya, banjir yang sekarang paling parah. Selain itu, yang membedakan adalah volume lumpur yang sangat banyak di lokasi banjir. Ketinggian lumpur mencapai 1 meter," kata Heru.
Heru mengatakan, banjir lumpur ini merupakan kali pertama terjadi di Baleendah pada tahun ini. Menurut dia, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengatasinya.
"Salah satunya dengan menyiapkan alat berat untuk mengeruk lumpur yang mengendap. Sekarang tinggal menunggu waktu saja kapan alat berat akan digunakan," kata Heru.
(Fitra Iskandar)