Lapuk, Tower Milik Pertamina Roboh di Blora

Ranin Agung, Jurnalis
Minggu 11 April 2010 03:14 WIB
Lokasi robohnya tower milik Pertamina di Blora
Share :

BLORA - Sebuah tower kontrol sumur angguk setinggi 50 meter milik Pertamina di Distrik Semanggi, Blora, roboh. Diduga tower tidak kuat menahan beban seberat 19 ton dan umur tower yang sudah tua. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja, tower merusak satu dari dua sumur angguk  yang masih aktif beroperasi.

Untuk menghindari kemungkinan terburuk, aparat kepolisian dibantu tim teknis dari Pertamina hingga Sabtu (10/4/2010) malam masih menutup sementara sumur tersebut.

Kronologisnya, belasan petugas pemelihara tower Pertamina dikejutkan dengan suara keras sebelum tower dengan inisial T-P itu roboh. Kejadian berawal dari beberapa petugas tower hendak memancing pipa TH Drat yang putus ditengah-tengah sumur dengan kedalaman 565 meter dengan menggunakan nepel reduksi 4 dan 3 dim.

Namun, karena bagian pipa TH Drat masih mengandung minyak yang cukup berat yaitu mencapai 19 ton maka tower kontrol peninggalan Belanda itu roboh. Untungnya, saat kejadian inibelasan orang teknisi Pertamina berhasil menyelamatkan diri sehinga kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Petugas identifikasi dari Polres Blora yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Dari olah TKP tersebut diketahui bahwa baut serta pegangan konstruksi sudah lapuk dan tidak memiliki pertahanan yang kuat pada tower.

Robohnya tower tersebut sempat mengganggu aktifitas warga sekitar. Sebab tower roboh tersebut melintang ttepat di tengah jalan utama yang menghubungkan antara Desa Semanggi Kecamatan Jepon dan Desa Cabak Kecamatan Jiken.

Untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan, aparat kepolisian dan tim teknisi Pertamina menutup area tersebut untuk sementara.(bul)

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya