Tembak Ditempat Efektif Bikin Teroris Keder

Muhammad Saifullah , Jurnalis
Kamis 20 Mei 2010 08:21 WIB
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA- Tindakan tegas Densus 88 menembak mati para buruannya memberikan efek positif upaya pemberantasan teroris.

Penyerahan diri DPO teroris Aceh, Abu Hamzah pada petang kemarin, disinyalir karena sikap tegas Densus 88 ini.

“Rangkaian tindakan represif menurut saya membuat ada sedikit rasa takut bagi para teroris jenis pendukung aktif ke bawah. Ini yang mungkin melatari penyerahan diri Abu Hamzah,” ujar mantan penasihat bidang intelijen Menteri Pertahanan, Marsekal Muda (Purn) Prayitno Ramelan kepada okezone di Jakarta, Kamis (20/5/2010).

Faktor lainnya, kata Prayitno, adalah hilangnya para pelindung jaringan teroris. Kematian pimpinan jaringan teroris membuat anak buahnya menjadi goyah. “Begitu pelindungnya lepas, ya sudah. Shock therapy (tembak mati) ini efektif,” ujarnya.

Seperti diketahui, penyerahan diri Abu Hamzah tidak berselang lama setelah dilakukannya operasi penggerebekan teroris di Solo, Cawang, dan Cikampek. Dalam operasi itu, Densus menembak mati Saptono dan Maulana.

“Temuan dokumen-dokumen, khususnya di tempat Saptono, membuat Densus bisa melakukan pemetaan yang lebih lengkap tentang jaringan Dulmatin,” tandasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya