Fraksi Desak Bulog Usut Dugaan Korupsi Raskin

Rahmat Sahid, Jurnalis
Rabu 07 Juli 2010 14:48 WIB
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA- Desakan agar temuan penyimpangan dana beras miskin (Raskin) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan nominal kerugian negara sebesar Rp8,358 miliar terus bergulir.

Siang ini, seratusan orang yang mengatasnamakan Forum Rakyat Aksi Korupsi (Fraksi) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pusat Bulog, Jalan Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu(7/7/2010).

Mereka mendesak Bulog agar menindaklajuti temuan penyimpangan dana raskin yang menyebabkan kerugian negara sebasar Rp8, 358 miliar, yang diduga dilakukan mantan Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Bulog, Mustafa Abubakar, yang kini menjabat Menteri BUMN.

Dalam aksinya, selain berorasi, massa juga membawa sejumlah poster dan spanduk. Juru bicara Fraksi, Nurmansyah, mengatakan akan terus menuntut agar pemerintah menindaklanjuti temuan korupsi dana raskin.

Untuk menarik perhatian publik, demonstran membawa beberapa karung beras dan menggelar aksi tatrikal petani yang dirantai. Usai menyampaikan aspirasinya, demonstran membakar replika karung beras sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja Bulog.

Sebuah poster berukuran 2 x 3 meter pun dipasang demonstran tepat di depan kantor Bulog. Spanduk itu bertuliskan “Koruptor” dengan gambar mantan Kabulog Mustafa Abubakar.

“Kalau memang Bulog terus melakukan korupsi dana Raskin, maka jutaan rakyat akan terus kelaparan,” ujar Nurmansyah.

Menurut dia, dugaan korupsi ini berdasarkan laporan BPK tertanggal 13 April 2009 atas subsidi pangan program raskin. Sementara Mustafa diduga ikut menikmati hasil korupsi dana raskin sebesar Rp8,358 miliar pada tahun anggaran 2006-2007.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya