BANDUNG - Aksi komunitas Walk The Peace berjalan kaki dari Bandung menuju Pantai Pangandaran Ciamis diikuti sekitar 40 aktivis. Dari 40 tersebut, 20 di antaranya merupakan warga negara asing dari 3 negara.
Menurut Founder Peace Generation, Erick Lincoln, para peserta dibatasi dari usia 16 hingga 22 tahun. Namun, kata dia, ada juga peserta berusia 30 tahun.
"Ada peserta laki-laki yang berusia 30 tahun. Awalnya kita batasi, karena terlalu tua. Tapi dia ngotot ingin ikut. Dia itu mantan tentara Amerika yang pernah bertugas di Irak," kata Erick kepada wartawan, Jumat (30/7/2010).
Menurut Erick, mantan tentara Amerika tersebut ngotot ingin ikut aksi Walk The Peace karena sudah muak dengan segala kekerasan yang dialaminya.
"Dia mengaku sudah muak dengan segala bentuk kekerasan, dan peperangan. Makanya, dia ingin ikut kegiatan ini," kata Erick yang begitu fasih berbahasa Indonesia.
Erick menambahkan, proses penjaringan peserta dilakukan via internet. Untuk mengikuti perjalanan tersebut, para peserta dibebani biaya sebesar Rp900 ribu.
"Biaya itu untuk akomodasi dan penginapan selama perjalanan," kata Erick.
Sementara itu, Koordinator Walk The Peace, Raspa mengatakan, selama perjalanan, para peserta membawa peralatan pribadi seperti sleeping bag dan matras.
(TB Ardi Januar)