JAKARTA - Saling lempar bom molotov dan batu terjadi pada bentrokan antara Front Betawi Rempug (FBR) dengan organisasi Pemuda Pancasila dan Kembang Latar. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab bentrokan.
Menurut saksi mata, Puspita (45), suasana mencekam di Jalan Pahlawan, Rempoa, Tangerang Selatan mulai terasa selepas shalat Maghrib, Sabtu (31/7/2010). Warga RT5/RW7 ini mengaku mendapat kabar dari tetangganya mengenai berkumpulnya puluhan orang berbaju hitam bertuliskan FBR di sekitar jalan raya.
"Dari siang saja sudah banyak orang naik motor pakai baju tulisan FBR," kata Puspita kepada okezone di lokasi kejadian malam ini.
Entah apa pemicunya, tiba-tiba massa FBR bentrok dengan Pemuda Pancasila dan organisasi Kembang Latar. Saat ini, bekas bom molotov dan bebatuan serta kayu masih berserakan sepanjang 200 meter di lokasi bentrokan.
Beredar kabar, bentrokan dipicu karena rebutan lahan kosong yang sedianya akan dijadikan tempat parkir untuk Mal yang akan dibangun di sekitar lokasi. Namun, belum ada keterangan resmi dari polisi ataupun pimpinan masing-masing ormas terkait kejadian ini.
Saat ini, ormas yang bentrok telah membubarkan diri, sementara ratusan warga masih berkerumun. Aparat Brimob Polda Metro Jaya pun masih bersiaga menjaga lokasi untuk mengantisipasi bentrokan susulan. (frd)
(Hariyanto Kurniawan)