JAKARTA - Meski menuai kritik atas pembangunan gedung baru DPR, Badan Urusan Rumah Tangga DPR menyakini usulan pembangunan tersebut akan tetap tercapai.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, gedung baru itu harus ada. Jumlahnya (setuju) dibandingkan kemungkinan yang ditolak itu sangat kecil,” kata anggota BURT DPR Michael Wattimena saat diskusi Trijaya di Warung Daun, Cikini, Sabtu (4/9/2010).
Dia menilai, secara berkala suara-suara sumbang tersebut akan surut sendirinya. “Saya rasa eskalasi yang menolak itu akan surut sendirinya,” tandansnya.
“Ketika masyarakat ingin kinerja anggota DPR ditingkatkan, di sisi lain kita membutuhkan tenaga ahli untuk men-support kami,” kilahnya.
Sebelumnya, DPR akan membangun gedung baru untuk menampung sejumlah staf khusus. Ini dilakukan karena bangunan yang ada saat ini tidak dapat menampung staf ahli.
Belakangan pembangunan tersebut menuai kritik. Pasalnya, di atas bangunan tersebut akan dibangun kolam renang dan dilengkapi salon dan Spa.
(Kemas Irawan Nurrachman)