JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Ramadhan Pohan menilai gerakan sekelompok aktivis yang akan menggelar aksi pada 10 Oktober mendatang tidak mewakili kehendak rakyat.
“Itu bukan gerakan yang mewakili kehendak atau keinginan rakyat. Aksi itu hanyalah gerakan sekelompok orang yang hanya ingin menyudutkan Pemerintah,” kata Ramadhan melalui sambungan telepon dengan okezone, Minggu (5/9/2010) malam.
Menurut dia, isu untuk menggulingkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang diwacanakan dalam aksi 10-10-2010 merupakan isu usang yang tidak akan membawa perubahan.
“Pemilu sudah berlangsung dan belum ada setahun. Mengapa mengangkat isu ganti pemimpin sekarang. Tunggu saja 2014, isu seperti itu malah meletihkan rakyat,” pungkasnya.
SBY, kata anggota Komisi I DPR ini selalu terbuka terhadap setiap kritikan dan masukan untuk pemerintahan. Kritik yang sering digencarkan melalui media massa menurutnya selalu dijadikan masukan untuk kemajuan pembangunan yang dilakukan pemerintah.
Meski demikian Ramadhan berharap aksi yang akan dilakukan nanti berlangsung tertib demi kenyamanan masyarakat. “Jangan huru-hara karena yang rugi masyarakat juga. Jangan sampai anarkis,” tegasnya.
(Dian AF)